Anak

JawaPos.com - Gereja Katholik di Jerman mengakui ada tindakan pelecehan di sana. Pengakuan ini dilakukan setelah sebuah dokumen penelitian beredar, bahwa para pendeta melecehkan ribuan anak selama periode 70 tahun terakhir. Dokumen dibawah Konferensi Wali Gereja Jerman itu mengungkapkan, 1.670 pendeta dan imam telah melakukan pelecehan seksual terhadap 3.677 anak di bawah umur, sebagian besar laki-laki, di negara itu antara tahun 1946 dan 2014.

Uskup Trier Stephan Ackermann mengatakan, pihak Gereja telah sadar akan tingkat kekerasan yang ditunjukkan oleh hasil studi tersebut. "Ini menyedihkan dan memalukan bagi kami," katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (12/9).

Dokumen yang bocor itu diterbitkan pada hari ketika Paus Fransiskus memanggil para uskup senior dari seluruh dunia ke Vatikan untuk membahas perlindungan anak di bawah umur. Vatikan tidak segera memberi komentar tentang laporan Spiegel ini.

Berbicara atas nama Konferensi, Uskup Ackermann mengatakan, ia menyesali penelitian itu telah bocor, ia yakin bahwa surveinya komprehensif dan menyeluruh. "Studi ini adalah tindakan yang tidak hanya kita tanggung kepada Gereja, tetapi terutama bagi mereka yang terkena dampak," kata Ackermann.

Studi itu juga menjelaskan bahwa, gereja sering memindahkan pendeta yang dituduh melakukan pelecehan seksual tanpa memberikan informasi yang tepat kepada tuan rumah baru tentang mereka.

Bulan lalu, Jaksa Agung di Amerika Serikat merilis temuan penelitian yang menunjukkan 301 imam Katolik di Pennsylvania telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur selama 70 tahun.

(iml/JPC)

Source : https://www.jawapos.com/internasional/13/09/2018/ribuan-anak-jadi-korban-pelecehan-seksual-di-gereja-jerman

Ribuan Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Gereja Jerman
Memukul Anak Bisa Membuatnya Berperilaku Agresif
Campak-rubella serang 200 anak di Kepulauan Riau
Ajak Anak Tidak Tergantung Gadget, Penyanyi Rayvelin Gandeng Bowo "Tik Tok"
Anak Miliuner Pekerjakan 12 Pembantu Khusus Untuk Persiapkan Kuliah
Saksi Kunci Kasus Pembunuhan, Anak Ella Didampingi Psikolog
200 Anak Kepri Terserang Campak-Rubella sejak 2017
Petugas Imunisasi MR Diintimidasi, 32 Juta Anak Belum Divaksin
Apakah Kita Perlu Khawatir dengan Penggunaan Bahasa "Anak Jaksel"?
Ribuan Pastor Lecehkan Anak-anak, Gereja Katolik Jerman Malu