5 Cara Menyimpan Stok ASI Saat Listrik Padam

BAGI ibu menyusui, air susu ibu (ASI) setiap tetesnya begitu berharga. Sebab, ASI merupakan makanan dan nutrisi utama untuk bayi dan anak yang masih menyusu. Semakin tambah berharga, apalagi jika setiap tetes air susu tersebut diperoleh dengan cara yang tak mudah karena nyatanya tidak semua ibu menyusui dapat memproduksi ASI dengan mudah.

Akan tetapi, kejadian tidak menyenangkan atau keadaan darurat bisa terjadi kapan saja. Salah satunya situasi mati listrik, yang otomatis membuat stok simpanan ASI di freezer menjadi terancam. Maka dari itu, agar asupan ASI untuk anak tetap terjaga aman sangat penting untuk mengetahui trik menyimpan ASI saat mati lampu. Menyitat Romper, Jumat (14/9/2018) berikut ulasan singkat cara menyimpan stok ASI saat dalam keadaan listrik padam:

1. Ambil semua stok ASI sebelum pemadaman

Jika sudah ada pemberitahuan sebelumnya sambungan listrik akan dipadamkan, sebisa mungkin ambil semua stok ASI yang sudah membeku sebelum pemadaman. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), selama ada kristal es dalam susu, itu masih dianggap beku, dan karena itu dapat ditempatkan kembali ke dalam freezer yang berfungsi.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika menyebutkan bahwa freezer yang kondisinya penuh tetap lebih dingin daripada freezer yang kosong. Jika freezer tidak dalam kapasitas penuh, segera isi dengan wadah berisi air atau kantong es sepenuh mungkin dengan catatan diletakkan dengan posisi tanpa menghalangi ventilasi untuk membuatnya sedingin mungkin. Ingat, jangan dibuka agar untuk menjaga suhu tetap dingin.

 (Baca Juga:Kisah Natasha, Gadis 20 Tahun yang Meninggal Akibat Abaikan Penyakit Diabetes)

2. Meminta bantuan orang lain

Solusi lain yang mungkin adalah, cari tahu teman, kerabat atau sanak-keluarga lain yang tidak mengalami kondisi mati listrik. Tanyakan apakah bisa untuk sementara waktu, menumpang untuk dapat menyimpan ASI selama kondisi pemadaman listrik masih berjalan.

 

3. Gunakan genset

Gunakan genset, jika kebetulan memiliki genset di rumah. Segera gunakan daya genset dan operasikan lemari pendingin seperti biasa agar stok simpanan ASI tetap aman.

4. Bekunan ASI dalam porsi 2-4 ons

Cara keempat yang bisa dilakukan ialah, dengan membekukan ASI dalam porsi 2 atau 4 ons, sehingga bisa membeku lebih cepat dan masing-masing kantung ASI memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk bertahan. Setelah beku, simpan susu di tengah freezer, yang dikelilingi benda beku atau es lainnya.

Jauhkan dari dinding freezer karena itu adalah area yang akan mencairkan yang tercepat. Jika bisa, ketika freezer mulai mencair, tumpuk dengan lebih banyak es atau bahkan dry ice. Disebutkan, bahwa freezer akan tetap dingin selama setidaknya empat jam, dan barulah perlahan mulai mencair setelah kurun waktu tersebut.

 (Baca Juga:Kasus Penyakit GERD Terus Meningkat di Indonesia, Duduki 10 Besar!)

5. Isi cooler dengan es

Terakhir, isi coolers sampai penuh dengan es batu lalu simpan susu di bagian tengah. Dengan bantuan es atau dry ice maka bisa membuat makanan tetap dingin. Nursing Nurture menulis bahwa sekitar 160 ons ASI akan membutuhkan sekitar 10 pound dry ice untuk membuatnya tetap beku selama 24 jam.

(tam)

Source : https://lifestyle.okezone.com/read/2018/09/13/481/1950157/5-cara-menyimpan-stok-asi-saat-listrik-padam

5 Cara Menyimpan Stok ASI saat Listrik Padam